Mencari aplikasi buat website yang pas bisa bikin pusing sendiri. Ada yang jalan mulus di HP, ada yang baru nyaman di laptop, ada yang model drag-and-drop, dan sekarang ada juga yang tinggal Anda ketik satu kalimat lalu AI menyusun seluruh halaman. Buat pemilik usaha kecil di Indonesia, pertanyaan sebenarnya bukan aplikasi mana yang paling canggih, tapi mana yang bikin website Anda tayang paling cepat tanpa harus belajar ngoding dulu.
Kabar baiknya, hari ini pilihannya lebih banyak dan lebih murah dari lima tahun lalu. Kabar kurang baiknya, banyaknya pilihan justru bikin orang bingung dan akhirnya nggak jadi bikin apa-apa. Artikel ini membedah sepuluh aplikasi buat website yang layak dicoba, dari yang gratis sampai yang berbasis AI, lengkap dengan kelebihan jujur dan kapan sebaiknya dipakai.
Jenis aplikasi buat website biar nggak salah pilih
Sebelum lihat daftarnya, kenali dulu kategorinya. Aplikasi buat website itu tidak seragam, dan salah kategori artinya Anda kerja dua kali lipat lebih berat dari yang perlu.
- Drag-and-drop builder. Anda tarik-taruh elemen di kanvas visual. Fleksibel, tapi butuh selera dan waktu menata. Contoh: Wix, Squarespace.
- CMS (content management system). Mesin serba bisa untuk situs besar dan blog. Kuat tapi punya kurva belajar. Contoh: WordPress.
- Design-first. Fokus ke tampilan modern dan animasi halus, sering dipakai desainer. Contoh: Webflow, Framer.
- Platform toko online. Dibangun khusus untuk jualan dengan katalog dan pembayaran. Contoh: Shopify.
- AI website builder. Anda deskripsikan bisnis Anda, AI yang menyusun teks dan tata letaknya. Paling cepat untuk yang mau langsung tayang. Contoh: Forgelo.
Tips: Jangan pilih tool berdasarkan yang paling banyak fiturnya. Pilih yang fiturnya paling pas dengan kebutuhan Anda sekarang. Fitur yang tidak Anda pakai cuma jadi tombol yang bikin bingung.
10 aplikasi buat website yang layak dicoba
Berikut sepuluh aplikasi buat website yang populer dan benar-benar dipakai orang, bukan sekadar nama besar. Saya urutkan dari yang paling ringan untuk pemula sampai yang paling teknis.
- Forgelo. AI website builder. Anda jelaskan bisnis Anda dalam satu kalimat, dan website siap publish dalam beberapa menit. Mau ubah sesuatu? Cukup ketik perubahannya, tidak perlu geser-geser elemen. Formulir lead-nya langsung masuk ke WhatsApp, SEO dasar sudah bawaan, dan bisa publish ke subdomain gratis atau domain sendiri.
- Wix. Drag-and-drop paling terkenal. Ramah pemula, template banyak, dan ada paket gratis dengan subdomain. Fleksibel, tapi begitu template dipilih agak repot menggantinya.
- WordPress. Raksasa CMS yang menjalankan sebagian besar internet. Paling bisa dikustom lewat ribuan tema dan plugin. Imbalannya, Anda perlu mengurus hosting, keamanan, dan update sendiri.
- Squarespace. Design-first dengan template yang rapi dan elegan. Cocok untuk portofolio, studio, dan brand yang mementingkan estetika. Kurang lentur untuk kebutuhan yang aneh-aneh.
- Google Sites. Gratis, sederhana, dan langsung nyambung ke akun Google. Bagus untuk halaman internal, dokumentasi, atau situs event. Bukan untuk brand yang mau terlihat profesional serius.
- Canva. Banyak yang tahu Canva untuk desain, padahal fitur website-nya lumayan untuk satu halaman sederhana. Enak kalau Anda sudah terbiasa dengan editornya. Terbatas untuk situs yang berkembang besar.
- Webflow. Kuat di tangan desainer yang paham layout. Hasilnya bisa sangat rapi dan custom. Kurva belajarnya curam, jadi bukan pilihan buat yang mau cepat.
- Framer. Design-first modern dengan animasi mulus dan editor yang enak. Naik daun untuk landing page dan situs startup. Butuh sedikit rasa desain agar hasilnya maksimal.
- Shopify. Standar emas untuk toko online sungguhan. Manajemen produk, stok, dan pembayaran matang. Kalau Anda belum benar-benar jualan online skala besar, ini bisa berlebihan.
- Carrd. Aplikasi ringan untuk situs satu halaman. Murah, cepat, cocok untuk kartu nama digital atau link-in-bio. Jelas bukan untuk situs multi-halaman.
Berikut ringkasannya dalam satu tabel supaya lebih gampang dibandingkan.
| Aplikasi | Jenis | Cocok untuk | Model harga | Nyaman di HP? |
|---|---|---|---|---|
| Forgelo | AI builder | Tayang cepat, UMKM, lead WhatsApp | Langganan murah + ada subdomain gratis | Ya |
| Wix | Drag-and-drop | Pemula yang suka menata sendiri | Gratis / langganan | Cukup |
| WordPress | CMS | Situs besar, blog, kustomisasi | Hosting + domain terpisah | Kurang |
| Squarespace | Design-first | Portofolio, studio, brand estetik | Langganan | Cukup |
| Google Sites | Gratis simpel | Halaman internal, event | Gratis | Ya |
| Canva | Design-first | Satu halaman sederhana | Gratis / Pro | Ya |
| Webflow | Design-first pro | Desainer, situs custom | Langganan | Kurang |
| Framer | Design-first | Landing page, startup | Gratis / langganan | Cukup |
| Shopify | Toko online | Jualan katalog besar | Langganan | Cukup |
| Carrd | One-page | Kartu nama digital, link-in-bio | Gratis / murah | Ya |
Perhatikan bahwa tidak ada satu pun yang menang di semua kolom. Yang tercepat belum tentu paling fleksibel, yang paling fleksibel belum tentu paling mudah. Cocok atau tidaknya bergantung pada apa yang benar-benar Anda butuhkan.

Berapa harga sebenarnya? Kami cek di halaman resminya
Halaman harga sering berubah, jadi daripada mengutip dari ingatan, kami membuka halaman harga resmi dua aplikasi populer, ditambah Forgelo sendiri, pada 23 Oktober 2026. Angka di bawah adalah yang tampil di halaman masing-masing hari itu. Anggap ini potret sesaat dan cek ulang di halamannya sebelum membayar, karena promo, mata uang, dan periode tagihan bisa mengubah angkanya.

Tabel: harga yang tampil di halaman harga resmi pada 23 Okt 2026 (sumber: paket Wix, Carrd Pro, harga Forgelo).
| Aplikasi dan paket | Harga yang tampil | Isi paket di level itu |
|---|---|---|
| Wix Free | $0 | Hosting, editor drag-and-drop, template |
| Wix Light | $17/bulan, ditagih tahunan | Domain gratis 1 tahun, penyimpanan 2 GB |
| Wix Core | $29/bulan, ditagih tahunan | Penyimpanan 50 GB, terima pembayaran, eCommerce dasar |
| Wix Business | $39/bulan, ditagih tahunan | Penyimpanan 100 GB, eCommerce standar |
| Carrd Pro Lite | $9/tahun | 3 situs, tanpa label Carrd, belum bisa domain sendiri |
| Carrd Pro Standard | $19/tahun | 10 situs, domain sendiri, formulir |
| Carrd Pro Plus | $49/tahun | 25 situs, formulir lanjutan, redirect |
| Forgelo Gratis | Rp 0 | 1 website, 5 generate dan editan AI per hari, subdomain Forgelo |
| Forgelo Starter | Rp 149 ribu/bulan | 3 website, 30 generate AI per hari, 1 domain sendiri, formulir lead ke WhatsApp |
| Forgelo Pro | Rp 299 ribu/bulan | 10 website, 100 generate AI per hari, domain sendiri |
Ada dua hal yang menonjol. Pertama, periode tagihan mengubah segalanya. Angka bulanan Wix mengasumsikan Anda membayar setahun penuh di muka, sedangkan Carrd memang dihargai per tahun, itulah sebabnya terlihat sangat murah dibanding yang lain. Kedua, paket berbayar termurah belum tentu sudah bisa memakai domain sendiri. Carrd Pro Lite seharga $9 per tahun tidak menyertakan domain sendiri, jadi usaha yang ingin punya alamat sendiri perlu Pro Standard. Baca baris fiturnya, jangan cuma harganya.

Siapkan juga anggaran untuk tahun kedua. Domain gratis yang dibundel dengan paket biasanya hanya berlaku tahun pertama, lalu perpanjangannya mengikuti harga normal. Kalau Anda membandingkan aplikasi hanya dari harga awal, kejutannya baru muncul di tagihan kedua.
Aplikasi website gratis vs berbayar
Godaan pertama pasti aplikasi website gratis, dan itu wajar. Untuk belajar, coba-coba, atau sekadar mengecek apakah ide Anda masuk akal, versi gratis sudah cukup. Google Sites, Carrd, dan paket gratis Wix bisa membawa Anda tayang tanpa keluar uang sepeser pun.
Tapi ada yang perlu Anda tahu soal "gratis". Biasanya Anda dapat subdomain seperti namabisnisanda.wixsite.com, bukan namabisnisanda.com. Sering ada label platform yang menempel di situs, dan beberapa fitur penting dikunci sampai Anda upgrade. Untuk hobi, itu tidak masalah. Untuk usaha yang menerima uang dari pelanggan, alamat berlabel platform bisa mengurangi kesan serius.
Catatan: Domain sendiri seperti namabisnisanda.com biasanya jauh lebih murah dari yang orang kira, sering cuma sekitar seratus ribuan per tahun. Ini investasi kecil yang langsung menaikkan kredibilitas. Kalau bisnis Anda sudah menerima pesanan, domain sendiri hampir selalu sepadan.
Kalau Anda penasaran seberapa jauh bisa dibawa dengan modal minim, panduan kami soal bikin website tanpa coding membahas jalur dari nol sampai tayang tanpa harus menyentuh satu baris kode pun.
Bikin website lewat HP atau laptop?
Ini pertanyaan yang sering muncul, terutama karena banyak pemilik usaha di Indonesia lebih sering pegang HP daripada buka laptop. Jawaban jujurnya: keduanya bisa, tapi peruntukannya beda.
Setup awal, terutama menata banyak halaman sekaligus, lebih nyaman di laptop karena layarnya lebar dan Anda bisa lihat keseluruhan. Anda tidak mau menyusun tata letak rumit sambil mengintip di layar enam inci. Tapi untuk update rutin seperti mengganti harga, menambah menu baru, atau memperbarui jam buka menjelang lebaran, HP sudah lebih dari cukup.
Aplikasi berbasis AI punya keunggulan di sini karena editornya berjalan di browser dan Anda mengubah apa pun cukup dengan mengetik. Mau perbarui promo dari HP di sela antre? Bisa. Kalau HP jadi perangkat utama Anda, cek dulu panduan cara buat website gratis lewat HP sebelum memutuskan aplikasi mana yang paling enak dipakai dari genggaman.
Cara memilih aplikasi buat website yang pas
Setelah tahu pilihannya, cara memilih aplikasi buat website sebenarnya bisa disederhanakan jadi beberapa pertanyaan. Jawab jujur, dan pilihannya biasanya mengerucut sendiri.
- Seberapa cepat Anda perlu tayang? Kalau butuh minggu ini, condong ke AI builder atau drag-and-drop, bukan CMS yang perlu setup.
- Seberapa sering Anda bakal update? Kalau sering, pilih yang editannya Anda lakukan sendiri tanpa bayar per perubahan.
- Apa tujuan utama situsnya? Menangkap calon pelanggan lewat WhatsApp beda kebutuhannya dengan jualan katalog ratusan produk.
- Berapa anggaran Anda, termasuk untuk setahun ke depan? Lihat total biaya, bukan cuma harga di awal. Hosting, domain, dan biaya editan sering luput dari hitungan.
- Anda mau menyentuh situsnya sendiri atau tidak? Kalau tidak, Anda mungkin lebih butuh jasa daripada aplikasi.
Dari aplikasi sampai tayang: enam langkah sederhana
Tahu pilihan aplikasinya baru separuh pekerjaan. Separuh lagi adalah proses singkat yang bisa diulang, yang membawa Anda dari "sudah pilih aplikasi" sampai "pelanggan sudah bisa membuka situsnya". Berikut urutan yang paling sedikit membuang waktu.
- Tulis satu kalimat tentang usaha Anda. Siapa yang Anda layani, apa yang Anda jual, dan di mana. Contoh: "Toko kue rumahan di Sleman yang menerima pesanan kue ulang tahun custom lewat WhatsApp."
- Kumpulkan bahan dasar sebelum membuka aplikasi apa pun. Tiga sampai lima foto asli, daftar layanan atau harga, nomor WhatsApp, dan jam buka. Bahan yang belum lengkap adalah alasan paling umum situs mandek di tengah jalan.
- Pilih satu aplikasi dan tekuni selama seminggu. Tentukan kategorinya dari daftar di atas, lalu berhenti membandingkan. Mencoba lima tool sekaligus biasanya cuma menghasilkan lima situs setengah jadi.
- Selesaikan versi pertama dalam sekali duduk. Dengan AI builder, mulailah dari kalimat tadi. Dengan drag-and-drop, mulai dari template yang paling mirip jenis usaha Anda, bukan dari kanvas kosong.
- Cek semuanya dari HP. Ketuk setiap tombol, pastikan tombol kontak membuka nomor yang benar, dan teksnya terbaca tanpa perlu diperbesar. Sebagian besar pengunjung Anda akan datang dari HP.
- Tayangkan, bagikan, baru tingkatkan. Terbitkan di subdomain gratis, kirim tautannya ke tiga pelanggan yang Anda percaya, perbaiki bagian yang membuat mereka bingung, lalu sambungkan domain sendiri setelah situsnya terbukti berguna.
Untuk kebanyakan UMKM Indonesia, kombinasi yang menang biasanya sederhana: situs bersih yang menjelaskan usaha Anda, muncul di Google, dan mengarahkan calon pelanggan ke WhatsApp. Kalau itu targetnya, aplikasi yang membuang waktu Anda untuk hal teknis justru merugikan. Anda bisa coba Forgelo untuk melihat seberapa cepat ide bisnis Anda berubah jadi website yang siap terima pesanan.
Satu hal yang lebih penting dari aplikasinya
Ini bagian yang jarang diakui orang: aplikasi mana yang Anda pilih jauh lebih tidak penting daripada yang Anda kira. Terlalu banyak pemilik usaha menghabiskan berminggu-minggu membandingkan fitur, membaca ulasan, dan menonton tutorial, tapi tidak pernah benar-benar menerbitkan apa pun. Website sempurna yang masih ada di kepala kalah telak dari website biasa yang sudah tayang dan bisa dikunjungi pelanggan.
Semua aplikasi di daftar ini mampu menghasilkan situs yang layak. Yang membedakan hasil akhir bukan logonya, tapi apakah pesan Anda jelas, situs Anda cepat dibuka, dan calon pelanggan tahu langkah berikutnya. Aplikasi yang bagus cuma menghapus hambatan supaya Anda sampai ke titik itu lebih cepat. Sisanya ada di tangan Anda.
Jadi kalau Anda terjebak dalam kelumpuhan memilih, ambil satu, tayangkan sesuatu yang nyata minggu ini, lalu perbaiki sambil jalan. Anda selalu bisa pindah nanti, dan Anda akan jauh lebih paham kebutuhan Anda setelah punya situs sungguhan daripada setelah membaca dua puluh perbandingan. Kalau butuh referensi tambahan soal jalur bikin sendiri, aplikasi pembuat website berbasis AI kami bahas terpisah.
Intinya
Aplikasi buat website terbaik bukan yang paling banyak fiturnya, tapi yang paling cepat membawa bisnis Anda tayang dengan biaya yang masuk akal. Kalau Anda mau kontrol penuh dan menikmati menata sendiri, drag-and-drop seperti Wix atau Squarespace pas. Kalau situs Anda besar dan butuh kustomisasi dalam, WordPress punya tempatnya. Kalau Anda jualan katalog serius, Shopify menang. Dan kalau Anda ingin tayang secepat mungkin tanpa ribet, AI builder mengubah satu kalimat jadi website yang siap dipakai.
Apa pun pilihan Anda, jangan biarkan proses memilih menjadi alasan menunda. Website yang tayang hari ini mengalahkan website sempurna yang tidak pernah selesai. Mulai dari yang paling cocok dengan cara kerja Anda, tayangkan sesuatu yang nyata, lalu tingkatkan saat bisnis Anda tumbuh.



