Mengetik "jasa pembuatan website Solo" di Google biasanya datang dari dua situasi: usaha Anda sudah jalan bertahun-tahun lewat pelanggan tetap dan marketplace, lalu mulai terasa perlu punya alamat sendiri di internet, atau Anda baru membuka usaha dan ingin langsung terlihat serius. Artikel ini membahas kebutuhan website yang khas untuk usaha di Solo, apa yang perlu ditanyakan ke vendor, dan kapan lebih masuk akal membuatnya sendiri dengan AI.
Satu hal kami tegaskan dari awal: Forgelo adalah AI website builder yang dipakai online, bukan agensi lokal. Kami tidak punya kantor di Solo. Artikel ini menimbang dua jalur itu secara jujur.
Gambaran usaha di Solo, dari data resmi
Solo (Kota Surakarta) adalah kota yang relatif kecil secara jumlah penduduk tapi ramai secara ekonomi. Penduduknya tercatat 589.242 jiwa pada 2024 menurut Buku Profil Kependudukan 2024 Dispendukcapil Kota Surakarta. Pada tahun yang sama, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mencatat 5.453.931 kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke kota ini, jauh di atas targetnya (Buku Profil Disbudpar Surakarta 2024). Artinya, jumlah pengunjung setahun kira-kira sembilan kali jumlah warganya. Banyak dari mereka mencari tempat makan, oleh-oleh, batik, dan penginapan lewat ponsel sebelum datang.
Kajian Digitalisasi IKM dan UMKM yang dimuat BRIDA Kota Surakarta memberi gambaran yang lebih dekat ke pelaku usaha:
- Kota ini memiliki 11.157 unit UMKM dan 1.413 unit IKM dalam pendataan kajian tersebut.
- UMKM paling banyak berada di Kecamatan Pasar Kliwon (3.211 unit, 27,11 persen), dan 72,29 persen pelaku UMKM bergerak di perdagangan.
- Tiga jenis IKM terbanyak adalah kuliner (44,52 persen), fesyen (16,91 persen), dan kriya (7,08 persen).
- Di sisi digital, 72,58 persen IKM responden sudah memanfaatkan marketplace dan 51,61 persen memakai Instagram, tetapi baru 24,19 persen yang menyatakan melakukan penjualan online. Pada responden UMKM, pemakaian marketplace tercatat 34,78 persen.
Angka terakhir itu menarik. Banyak usaha di Solo sudah hadir di platform orang lain, tapi belum punya kanal sendiri yang mereka kendalikan. Di sinilah website sederhana punya peran yang jelas.
Kebutuhan website yang khas untuk usaha di Solo
Karena struktur usahanya didominasi perdagangan, kuliner, dan fesyen, kebutuhan websitenya pun cenderung praktis, bukan sistem rumit:
- Pedagang batik dan konveksi di sekitar Pasar Klewer (yang oleh Pemkot Surakarta disebut pusat batik dan cenderamata) butuh katalog motif, informasi harga grosir, dan tombol pesan lewat WhatsApp. Pembeli dari luar kota sering ingin melihat koleksi dulu sebelum datang.
- Perajin dan workshop batik di kampung wisata seperti Kauman (profil Jadesta Kemenparekraf) dan Laweyan butuh halaman yang menjelaskan paket kelas membatik, jadwal, dan cara reservasi untuk rombongan sekolah atau wisatawan.
- Usaha kuliner, dari warung legendaris sampai katering, butuh menu, jam buka, lokasi, dan nomor pemesanan yang selalu akurat. Ini informasi yang paling sering dicari wisatawan dalam hitungan menit sebelum memutuskan tempat makan.
- Penginapan dan jasa wisata butuh halaman yang bisa dibaca dalam dua bahasa, plus kejelasan cara booking.
Polanya sama: halaman yang cepat dibuka di ponsel, informasinya mudah diperbarui, dan mengarahkan pengunjung ke WhatsApp.

Jalur pertama: memakai jasa atau freelancer
Jasa pembuatan website tetap pilihan yang tepat untuk sebagian proyek, misalnya toko online dengan integrasi stok gudang, sistem reservasi multi-cabang, atau portal B2B untuk konveksi yang melayani pesanan seragam dalam jumlah besar. Untuk proyek seperti itu, developer berpengalaman layak dibayar.
Kami sengaja tidak menulis angka harga vendor di sini, karena harga jasa sangat bergantung pada lingkup kerja dan tidak ada daftar resmi yang bisa dirujuk. Yang lebih berguna adalah tahu apa yang harus ditanyakan. Pembahasan struktur biaya, termasuk biaya tersembunyi yang sering muncul setelah serah terima, ada di panduan harga jasa pembuatan website.
Daftar periksa saat menyeleksi vendor di Solo atau di mana pun:
- Minta portofolio yang masih tayang, bukan screenshot. Buka di ponsel dan rasakan kecepatannya.
- Pastikan domain dan hosting atas nama usaha Anda, tertulis di kontrak.
- Tanyakan biaya perubahan setelah tayang. Ganti menu saat Lebaran atau update katalog motif baru tidak seharusnya jadi tagihan baru tiap kali.
- Perjelas siapa yang menulis konten. Banyak penawaran hanya memasang teks yang Anda siapkan.
- Bandingkan minimal tiga penawaran dengan lingkup kerja yang sama persis.
Jebakan lain yang sering terjadi sudah kami rangkum di artikel kesalahan umum saat memakai jasa pembuatan website.
Jalur kedua: bikin sendiri pakai AI
Untuk kebutuhan yang disebut di atas (katalog, menu, profil usaha, halaman reservasi sederhana), Anda bisa membuat websitenya sendiri. Di Forgelo, Anda cukup mendeskripsikan usaha dalam satu kalimat, misalnya "toko batik tulis dan cap di Pasar Klewer yang melayani grosir dan eceran", lalu AI menyusun website lengkap dengan teks, struktur halaman, dan desain. Mengeditnya juga dengan mengetik: "tambahkan bagian harga grosir minimal 1 kodi", "tulis ulang halaman utama dalam bahasa Inggris".
Ini harga dan waktunya, diambil dari halaman harga Forgelo dan riset waktu generate kami:
| Paket Forgelo | Harga | Jumlah website | Generate dan revisi AI per 24 jam | Cocok untuk |
|---|---|---|---|---|
| Free | Rp0 selamanya | 1 (subdomain Forgelo) | 5 | Mencoba dan menerbitkan satu situs |
| Starter | Rp149rb per bulan | 3, bisa sambung 1 domain sendiri | 30 | Usaha kecil yang siap tayang dengan formulir lead WhatsApp |
| Pro | Rp299rb per bulan | 10 | 100 | Freelancer dan tim yang mengelola beberapa situs |
| Business | Rp599rb per bulan | 25 | 300 | Pengelola banyak situs |
| Tahap | Estimasi waktu dengan Forgelo |
|---|---|
| Draf landing page lengkap dari satu kalimat | Median 127 detik, 90 persen selesai dalam 296 detik |
| Merapikan teks, foto, dan kontak | Tergantung kesiapan materi Anda, biasanya hitungan jam, bukan minggu |
| Publish ke subdomain atau domain sendiri | Setelah Anda menekan tombol publish |
Domain kustom dibeli terpisah. Satu catatan jujur: AI builder tidak cocok untuk sistem custom yang rumit, dan hasil generate tetap perlu Anda periksa sebelum tayang, terutama harga dan nomor kontak.
Jadi, mana yang lebih masuk akal untuk usaha di Solo?
Kalau usaha Anda butuh sistem khusus, pilih vendor yang serius dan bayar dengan layak. Kalau yang Anda butuhkan adalah alamat sendiri di internet untuk katalog batik, menu kuliner, atau profil workshop, mulailah dari yang paling murah dan paling cepat diuji: buat drafnya sendiri, lihat hasilnya, lalu putuskan. Kalau masih menimbang, perbandingan lengkapnya ada di jasa pembuatan website murah vs bikin sendiri pakai AI.
Dengan jutaan pengunjung tiap tahun yang mencari tempat makan dan belanja lewat ponsel, setiap minggu tanpa website berarti calon pembeli menemukan usaha lain lebih dulu. Coba Forgelo dan lihat sendiri draf website usaha Anda.



