Panduan Membuat Website

Landing page gratis: 5 cara tercepat dari AI sampai manual

Bikin landing page gratis dengan 5 cara: Google Sites, Canva, hosting statis, builder gratisan, sampai AI builder. Perbandingan jujur plus tips konversi.

Mockup jendela browser yang seakan menyatu dari kepingan bentuk geometris yang berkumpul ke tengah, menggambarkan cara tercepat membuat landing page gratis dengan AI.

Landing page gratis itu nyata, bukan gimmick. Anda bisa menayangkan halaman promosi hari ini juga tanpa keluar uang sepeser pun, asal tahu tools mana yang dipakai dan kompromi apa yang menyertainya. Di panduan ini kami membandingkan 5 cara membuat landing page gratis, dari yang murni nol rupiah sampai opsi AI builder yang teknisnya berbayar tapi paling cepat, supaya Anda bisa memilih sesuai kebutuhan, bukan sekadar ikut-ikutan.

Satu hal dulu biar jujur dari awal: "gratis" hampir selalu berarti Anda membayar dengan hal lain, entah itu waktu, subdomain yang kurang profesional, atau fitur yang dikunci. Itu bukan alasan untuk menghindarinya. Untuk banyak kebutuhan, kompromi itu sepadan. Mari kita bedah satu per satu.

Landing page gratis: apa yang sebenarnya Anda dapat

Landing page adalah halaman tunggal dengan satu tujuan. Bukan website lengkap dengan menu ke mana-mana, tapi satu layar panjang yang menggiring pengunjung ke satu aksi: chat WhatsApp, isi form, daftar acara, atau klik beli.

Versi gratisnya biasanya datang dengan paket kompromi yang mirip di semua platform:

  • Halaman tayang di subdomain milik platform, bukan domain Anda sendiri.
  • Ada branding atau watermark platform di halaman.
  • Pilihan desain dan blok terbatas.
  • Form dan integrasi sering dikunci di paket berbayar.

Apakah itu masalah? Tergantung. Kalau Anda jualan takjil musiman di kompleks atau buka pre-order kue lebaran, tidak ada pelanggan yang peduli halaman Anda ada di subdomain. Kalau Anda konsultan yang menawarkan jasa puluhan juta rupiah, subdomain gratisan bisa menggerus kepercayaan sebelum Anda sempat bicara.

Catatan: Landing page gratis paling masuk akal untuk kebutuhan sementara dan validasi: promo singkat, tes ide bisnis, kumpulkan minat sebelum produk jadi. Untuk kanal jualan utama jangka panjang, hitung ulang dengan jernih.

5 cara membuat landing page gratis, dibandingkan

Ini peta besarnya sebelum masuk detail per cara.

Cara Biaya Waktu sampai tayang Custom domain Cocok untuk
Google Sites Rp 0 1 sampai 2 jam Bisa, kalau punya domain Halaman info sederhana, acara
Canva Rp 0 (paket free) 1 sampai 3 jam Berbayar Halaman visual, portofolio, undangan
Website builder free tier Rp 0 2 sampai 4 jam Berbayar Coba-coba platform sebelum langganan
HTML manual + hosting statis Rp 0 Berjam-jam sampai berhari-hari Bisa, gratis Yang bisa coding dan mau kontrol penuh
AI website builder Mulai Rp 149rb/bulan Di bawah 1 menit generate, plus rapikan Ya Yang butuh halaman siap jualan, cepat

Empat cara pertama benar-benar nol rupiah. Cara kelima berbayar, tapi kami masukkan karena pertanyaan yang sebenarnya Anda tanyakan bukan "mana yang gratis" melainkan "mana yang paling cepat menghasilkan". Kadang jawabannya sama, kadang tidak.

Cara 1: Google Sites

Paling polos dan paling bebas drama. Login pakai akun Google, pilih layout, drag teks dan gambar, publish. Selesai. Tidak ada watermark yang mengganggu, dan kalau Anda punya domain sendiri, bisa disambungkan tanpa bayar apa pun ke Google.

Kekurangannya jelas begitu Anda ingin halaman yang terlihat "jualan": pilihan desain kaku, tidak ada blok testimoni atau harga bawaan, dan form-nya bergantung ke Google Forms yang tampilannya seadanya. Untuk halaman pendaftaran acara RT atau profil singkat jasa les privat, ini lebih dari cukup.

Cara 2: Canva

Kalau Anda sudah biasa desain feed Instagram di Canva, membuat landing page di sana terasa familiar. Anda mendesain halaman seperti mendesain poster panjang, lalu publish ke subdomain Canva. Hasilnya bisa sangat cantik, apalagi untuk bisnis visual seperti MUA, fotografer, atau katering.

Jebakannya: halaman Canva itu desain dulu, fungsi belakangan. Tombol bisa diberi link WhatsApp, tapi form, tracking, dan SEO sangat terbatas. Halaman Anda pada dasarnya gambar interaktif, bukan website yang mudah dibaca Google.

Cara 3: Website builder free tier

Hampir semua website builder besar punya paket gratis dengan subdomain dan branding mereka. Ini cara bagus untuk mencoba rasanya sebuah platform sebelum berlangganan. Anda dapat editor yang lebih serius daripada Google Sites, blok section yang lebih lengkap, dan jalur upgrade yang jelas.

Kompromi terbesarnya adalah waktu. Anda tetap mulai dari template kosong atau setengah jadi, menulis semua teks sendiri, dan menyusun section satu per satu. Banyak orang menghabiskan satu akhir pekan penuh di tahap ini lalu berhenti sebelum halamannya tayang. Kalau Anda pernah mengalami itu, artikel kami soal bikin website gratis membahas pola ini lebih dalam.

Cara 4: HTML manual + hosting statis

Untuk yang bisa coding, ini opsi gratis paling bertenaga. Tulis satu file HTML, dorong ke layanan hosting statis gratis, sambungkan domain kalau punya. Kontrol penuh, kecepatan loading juara, nol biaya bulanan.

Tapi mari realistis: kalau Anda pemilik usaha yang sedang membaca artikel berjudul "landing page gratis", kemungkinan besar menulis HTML dari nol bukan cara terbaik menghabiskan malam Anda. Waktu yang Anda pakai belajar dan debug itu juga biaya, cuma tidak muncul di rekening.

Cara 5: AI website builder

Ini satu-satunya cara di daftar yang berbayar, dan kami sebut apa adanya. Dengan AI builder seperti Forgelo, Anda mendeskripsikan bisnis Anda satu kalimat, misalnya "katering rumahan di Depok yang melayani nasi box acara kantor", dan dalam beberapa menit Anda mendapat halaman lengkap: headline, penawaran, section harga, testimoni placeholder, dan tombol kontak. Mau ubah sesuatu? Ketik saja perubahannya, misalnya "ganti warna jadi hijau tua dan pindahkan form ke atas". Lead yang masuk dari form langsung diteruskan ke WhatsApp Anda.

Biayanya mulai Rp 149 ribu per bulan, kira-kira setara dua gelas kopi susu per minggu. Bukan gratis, tapi jarak antara "punya ide promo" dan "halaman siap menerima pembeli" menyusut dari hitungan hari ke hitungan menit.

Lima kartu berjajar dengan tinggi berbeda dan satu kartu tertinggi terangkat ke depan, menggambarkan lima cara membuat landing page gratis yang dibandingkan.
Dari Google Sites sampai AI builder, cara tercepat bikin landing page gratis biasanya yang paling sedikit langkahnya.

Cara tercepat menurut kami, dan kenapa

Opini jujur setelah mencoba semua jalur di atas: kalau tujuan Anda murni belajar atau kebutuhan super sederhana, pakai Google Sites dan jangan pikir panjang. Kalau tujuan Anda jualan, AI builder menang telak di total waktu, karena bagian yang paling lama dari membuat landing page bukan desainnya, melainkan menulis teks yang menjual.

Di jalur gratis, Anda menatap halaman kosong dan bertanya "headline-nya apa ya". Di jalur AI, Anda mengedit draf yang sudah 80 persen jadi. Mengedit selalu lebih cepat daripada mengarang. Proses lengkapnya kami tulis di panduan bikin website tanpa coding, dan prinsipnya sama persis untuk landing page.

Tips: Apa pun tools-nya, tulis dulu tiga hal ini sebelum buka editor: siapa target halamannya, apa penawaran spesifiknya, dan satu aksi yang Anda ingin pengunjung lakukan. Sepuluh menit persiapan ini menghemat berjam-jam bolak-balik revisi.

Elemen wajib supaya landing page menghasilkan leads

Halaman gratis atau berbayar sama-sama gagal kalau strukturnya salah. Ini kerangka yang terbukti bekerja untuk pasar Indonesia:

  1. Headline yang menyebut hasil, bukan produk. "Nasi box enak harga ramah untuk acara kantor Anda" mengalahkan "Selamat datang di Katering Berkah".
  2. Satu tombol aksi yang diulang. Idealnya tombol WhatsApp, muncul di atas, tengah, dan bawah halaman.
  3. Bukti sosial. Foto pesanan asli, tangkapan layar chat pelanggan yang puas, jumlah porsi yang pernah dikirim.
  4. Penawaran dengan batas. Promo sampai tanggal berapa, kuota berapa. Tanpa batas, orang menunda, dan menunda artinya lupa.
  5. Jawaban atas keraguan. Bagian FAQ pendek: ongkir, minimal order, cara bayar.

Untuk bisnis yang mengandalkan chat, sambungan form ke WhatsApp bukan pemanis tapi penentu. Kami bahas polanya lengkap di artikel form WhatsApp di website.

Kesalahan umum saat bikin landing page gratis

Ini pola yang paling sering kami lihat, supaya Anda tidak mengulanginya:

  • Memasukkan semua hal tentang bisnis Anda. Landing page bukan company profile. Satu halaman, satu penawaran, satu aksi.
  • Tombol aksi yang samar. "Selengkapnya" tidak menggerakkan orang. "Chat admin, balas cepat" menggerakkan.
  • Mengirim iklan berbayar ke halaman gratisan. Ini contrarian take kami: kalau Anda sudah siap keluar uang untuk iklan, berhemat di halaman tujuannya justru keputusan paling mahal. Uang iklan terbakar di halaman yang lambat dan kurang meyakinkan.
  • Tidak pernah mengukur. Minimal, hitung berapa orang buka halaman dan berapa yang klik tombol. Tanpa angka itu Anda cuma menebak.
  • Berhenti di versi pertama. Landing page bagus adalah hasil revisi. Ganti headline, tukar urutan section, lihat mana yang lebih banyak menghasilkan chat.

Tips: Uji halaman Anda di HP sebelum disebar. Mayoritas pengunjung dari Indonesia membuka lewat layar kecil, dan tombol yang terlihat bagus di laptop sering tenggelam di HP.

Jadi, mulai dari mana?

Rute yang kami sarankan sederhana. Kebutuhan sekali pakai dan anggaran benar-benar nol: Google Sites atau Canva, tayang hari ini, tidak usah perfeksionis. Bisnis yang sedang serius mencari pelanggan: coba jalur AI. Anda bisa lihat paket dan harganya di halaman pricing, mulai Rp 149 ribu per bulan dengan halaman yang jadi dalam beberapa menit dan lead yang langsung masuk WhatsApp.

Yang paling penting bukan tools-nya, tapi kecepatan Anda menayangkan sesuatu. Landing page sederhana yang tayang minggu ini akan selalu mengalahkan landing page sempurna yang masih berupa rencana.

FAQ

Jawaban singkat

Apakah landing page gratis benar-benar cukup untuk jualan?

Untuk validasi ide, promo singkat, atau kumpulkan kontak, cukup. Halaman satu layar dengan penawaran jelas dan tombol WhatsApp sudah bisa menghasilkan order. Keterbatasannya muncul saat Anda butuh domain sendiri, form yang rapi, atau tampilan yang meyakinkan untuk penawaran bernilai besar.

Apa beda landing page dengan website biasa?

Website biasa punya banyak halaman dan banyak tujuan. Landing page cuma punya satu tujuan: membuat pengunjung melakukan satu aksi, misalnya chat WhatsApp, isi form, atau klik beli. Karena fokusnya satu, landing page biasanya lebih cepat dibuat dan lebih mudah diukur hasilnya.

Platform apa yang paling cepat untuk membuat landing page gratis?

Kalau ukurannya murni gratis, Google Sites paling cepat karena tinggal drag elemen dan publish. Kalau ukurannya waktu sampai halaman siap jualan, AI website builder jauh lebih cepat karena teks, layout, dan struktur dibuatkan sekaligus, meski yang ini berbayar mulai puluhan ribu rupiah per bulan.

Apakah landing page gratis bisa pakai domain sendiri?

Kebanyakan tidak. Tools gratis biasanya membatasi Anda di subdomain mereka, misalnya namausaha.situsmereka.com. Custom domain hampir selalu masuk fitur berbayar. Kalau brand penting untuk bisnis Anda, anggarkan domain sekitar Rp 150 sampai 250 ribu per tahun plus platform yang mendukungnya.

Bagaimana cara agar landing page menghasilkan leads, bukan cuma dilihat?

Tiga hal: satu penawaran yang spesifik, satu tombol aksi yang jelas dan diulang beberapa kali, dan jalur kontak yang paling ringan untuk pasar Indonesia, biasanya WhatsApp. Halaman yang cantik tapi tombolnya membingungkan hampir selalu kalah dari halaman sederhana yang jelas.

Kapan sebaiknya pindah dari tools gratis ke yang berbayar?

Saat waktu yang Anda habiskan untuk mengedit sudah lebih mahal dari biaya langganan, atau saat Anda mulai beriklan. Mengirim traffic iklan berbayar ke halaman subdomain gratisan dengan tampilan seadanya biasanya membuang uang iklan. Di titik itu, langganan murah lebih hemat daripada gratis.

Lanjut baca

Panduan terkait

Mockup jendela browser terbentang seperti rancangan di atas meja gambar dengan penggaris dan penyiku, menggambarkan cara menyusun struktur landing page.
Panduan Membuat Website

Cara membuat landing page: struktur, copywriting, tools gratis

Cara membuat landing page sendiri langkah demi langkah: struktur halaman, rumus copywriting, dan tools gratis supaya landing page Anda menghasilkan leads.

9 mnt baca
Mockup jendela browser menampilkan satu landing page rapi dengan banner utama, tiga kartu, dan satu tombol menonjol, menggambarkan prinsip desain yang menjual.
Panduan Membuat Website

Desain landing page yang menjual: 9 prinsip dan kesalahan fatal

Panduan desain landing page yang menjual: 9 prinsip praktis, contoh bisnis Indonesia, plus kesalahan umum yang bikin pengunjung kabur sebelum membeli.

9 mnt baca
Bikin website gratis untuk bisnis kecil: dari satu prompt lahir website usaha lengkap dengan penanda lokasi dan tombol kontak
Panduan Membuat Website

Bikin Website Gratis: 5 Cara Terbaik untuk Bisnis

Bikin website gratis lewat 5 cara populer di 2026, lengkap dengan kelebihan, kekurangan, dan rekomendasi mana yang paling pas untuk bisnis kecil dan UMKM.

4 min baca
Mulai membangun

Jelaskan bisnis Anda. Dapatkan website.

Mulai gratis, terbit dalam hitungan menit, dan ubah apa pun cukup dengan mengetik.